CARA MEMBUAT NASI TUMPENG


Resep Tumpeng Sederhana Spesial Asli Enak Buatan Sendiri Untuk Berbagai Acara Perayaan. Tumpeng atau dikenal dengan nasi tumpeng fungsinnya untuk menu sajian perayaan atau hajatan peristiwa penting, pesta ulang tahun anniversary, pesta ultah anak dengan nasi tumpeng karakter dengan hiasan barbie, tokoh frozen, mickey mouse, hello kitty, doraemon, pokemon go, kuda little pony, dll, acara kenduri, peringatan hari raya kemerdekaan 17 agustus 2016 yang ke-71, pembukaan kantor baru atau cabang baru, dll. Tentu setiap tumpeng atau nasi tumpeng ini dihias sesuai hari perayaannya, misalnya memperingati hari kemerdekaan RI (republik Indonesia) biasanya dihias dengan tema dan warna warni bendera Indonesia.

Foto Gambar Nasi Tumpeng Merah Putih 17 Agustusan Memperingati Hari Raya Kemerdekaan RI 17 Agustus 2016 yang ke-71
Gambar Nasi Tumpeng Merah Putih

Menurut situs wikipedia tumpeng adalah cara penyajian nasi beserta lauk-pauknya dalam bentuk kerucut, oleh karena itu disebut pula 'nasi tumpeng'. Olahan nasi yang dipakai umumnya berupa resep nasi kuning, meskipun kerap juga digunakan nasi putih biasa atau resep nasi uduk. Cara penyajian nasi ini khas Jawa atau masyarakat Betawi keturunan Jawa dan biasanya dibuat pada saat kenduri atau perayaan suatu kejadian penting. Meskipun demikian, masyarakat Indonesia mengenal kegiatan ini secara umum.

Tumpeng biasa disajikan di atas tampah (wadah bundar tradisional dari anyaman bambu) dan dialasi daun pisang. Sedangkan untuk ukuran bisa dibuat tumpeng ukuran besar raksasa atau jumbo, ukuran tumpeng sedang, dan ukuran tumpeng mini yang kecil dan sederhana, mudah dan praktis.

Sejarah asal usul dan tradisi masyarakat di pulau Jawa, Bali dan Madura memiliki kebiasaan membuat tumpeng untuk acara kenduri atau merayakan suatu peristiwa penting. Meskipun demikian kini hampir seluruh rakyat Indonesia mengenal tumpeng. Falsafah tumpeng berkait erat dengan kondisi geografis Indonesia, terutama pulau Jawa, yang dipenuhi jajaran gunung berapi. Tumpeng berasal dari tradisi purba masyarakat Indonesia yang memuliakan gunung sebagai tempat bersemayam para hyang, atau arwah leluhur (nenek moyang). Setelah masyarakat Jawa menganut dan dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu, nasi yang dicetak berbentuk kerucut dimaksudkan untuk meniru bentuk gunung suci Mahameru, tempat bersemayam dewa-dewi.

Meskipun tradisi tumpeng telah ada jauh sebelum masuknya Islam ke pulau Jawa, tradisi tumpeng pada perkembangannya diadopsi dan dikaitkan dengan filosofi Islam Jawa, dan dianggap sebagai pesan leluhur mengenai permohonan kepada Yang Maha Kuasa. Dalam tradisi kenduri Slametan pada masyarakat Islam tradisional Jawa, tumpeng disajikan dengan sebelumnya digelar pengajian Al Quran. Menurut tradisi Islam Jawa, "Tumpeng" merupakan akronim dalam bahasa Jawa : yen metu kudu sing mempeng (bila keluar harus dengan sungguh-sungguh). Lengkapnya, ada satu unit makanan lagi namanya "Buceng", dibuat dari ketan; akronim dari: yen mlebu kudu sing kenceng (bila masuk harus dengan sungguh-sungguh) Sedangkan lauk-pauknya tumpeng, berjumlah 7 macam, angka 7 bahasa Jawa pitu, maksudnya Pitulungan (pertolongan). Tiga kalimat akronim itu, berasal dari sebuah doa dalam surah al Isra' ayat 80: "Ya Tuhan, masukanlah aku dengan sebenar-benarnya masuk dan keluarkanlah aku dengan sebenar-benarnya keluar serta jadikanlah dari-Mu kekuasaan bagiku yang memberikan pertolongan". Menurut beberapa ahli tafsir, doa ini dibaca Nabi Muhammad SAW waktu akan hijrah keluar dari kota Mekah menuju kota Madinah. Maka bila seseorang berhajatan dengan menyajikan Tumpeng, maksudnya adalah memohon pertolongan kepada Yang Maha Pencipta agar kita dapat memperoleh kebaikan dan terhindar dari keburukan, serta memperoleh kemuliaan yang memberikan pertolongan. Dan itu semua akan kita dapatkan bila kita mau berusaha dengan sungguh-sungguh.

Tumpeng merupakan bagian penting dalam perayaan kenduri tradisional. Perayaan atau kenduri adalah wujud rasa syukur dan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa atas melimpahnya hasil panen dan berkah lainnya. Karena memiliki nilai rasa syukur dan perayaan, hingga kini tumpeng sering kali berfungsi menjadi kue ulang tahun dalam perayaan pesta ulang tahun.

Dalam kenduri, syukuran, atau slametan, setelah pembacaan doa, tradisi tak tertulis menganjurkan pucuk tumpeng dipotong dan diberikan kepada orang yang paling penting, paling terhormat, paling dimuliakan, atau yang paling dituakan di antara orang-orang yang hadir. Ini dimaksudkan untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang tersebut. Kemudian semua orang yang hadir diundang untuk bersama-sama menikmati tumpeng tersebut. Dengan tumpeng masyarakat menunjukkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan sekaligus merayakan kebersamaan dan kerukunan.

Acara yang melibatkan nasi tumpeng disebut secara awam sebagai 'tumpengan'. Di Yogyakarta misalnya, berkembang tradisi 'tumpengan' pada malam sebelum tanggal 17 Agustus, Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun 2016 yang ke-71, untuk mendoakan keselamatan negara.

Tidak ada lauk-pauk baku untuk menyertai nasi tumpeng. Namun, beberapa lauk yang biasa menyertai adalah perkedel, abon, kedelai goreng, telur dadar/telur goreng, timun yang dipotong melintang, dan daun seledri. Variasinya melibatkan tempe kering, serundeng, urap kacang panjang, ikan asin atau lele goreng, dan sebagainya. Dalam pengartian makna tradisional tumpeng, dianjurkan bahwa lauk-pauk yang digunakan terdiri dari hewan darat (ayam atau sapi), hewan laut (ikan lele, ikan bandeng atau rempeyek teri) dan sayur-mayur (kangkung, bayam atau kacang panjang). Setiap lauk ini memiliki pengartian tradisional dalam budaya Jawa, dan Bali. Lomba merias tumpeng cukup sering dilakukan, khususnya di kota-kota di Jawa Tengah dan Yogyakarta, umtuk memeriahkan Hari Proklamasi Kemerdekaan 17 agustus. Begitu juga kota bandung dengan nasi tumpeng Sunda.

Variasi macam-macam jenis tumpeng di Indonesia, pada dasarnya tumpeng dibagi 2 jenis, yaitu tumpeng nasi kuning dan tumpeng nasi putih biasa atau nasi uduk gurih yang membedakan hiasan dan lauk pauk yang digunakan, inilah kumpulan daftar nasi tumpeng berbagai bentuk penyajian dan hiasan, baik nasi tumpeng mini ukuran sedang dan ukuran besar, diantaranya :
  • Tumpeng Robyong - Tumpeng ini biasa disajikan pada upacara siraman dalam pernikahan adat Jawa. Tumpeng ini diletakkan di dalam bakul dengan berbagai macam sayuran. Di bagian puncak tumpeng ini diletakkan telur ayam, terasi, bawang merah dan cabai.
  • Tumpeng Nujuh Bulan - Tumpeng ini digunakan pada syukuran kehamilan tujuh bulan. Tumpeng ini terbuat dari nasi putih. Selain satu kerucut besar di tengah, tumpeng ini dikelilingi enam buah tumpeng kecil lainnya. Biasa disajikan di atas tampah yang dialasi daun pisang.
  • Tumpeng Pungkur - digunakan pada saat kematian seorang wanita atau pria yang masih lajang. Dibuat dari nasi putih yang disajikan dengan lauk-pauk sayuran. Tumpeng ini kemudian dipotong vertikal dan diletakkan saling membelakangi.
  • Tumpeng Putih - warna putih pada nasi putih menggambarkan kesucian dalam adat Jawa. Digunakkan untuk acara sakral.
  • Tumpeng Nasi Kuning - warna kuning menggambarkan kekayaan dan moral yang luhur. Digunakan untuk syukuran acara-acara gembira, seperti kelahiran, pernikahan, tunangan, dan sebagainya.
  • Tumpeng Nasi Uduk - Disebut juga tumpeng tasyakuran. Digunakan untuk peringatan Maulud Nabi.
  • Tumpeng Seremonial/Modifikasi dengan sentuhan kreatifitas Anda.
Tumpeng sudah menjadi simbol untuk merayakan hajatan atau syukuran di Indonesia. Sekarang Anda juga bisa membuat nasi tumpeng dengan variasi warna merah putih untuk memeriahkan HUT RI ke-71 tanggal 17 agustus 2016.

Berikut kreasi aneka resepi tumpeng dan cara membuat nasi tumpeng merah putih 'rumahan' yang dibagi Chef Apep Hendrawan, Executive Chef dari Hotel Gran Melia Jakarta kepada CNN Indonesia siapa tahu bisa untuk usaha juga karena ini juga sebagai peluang usaha jualan paket nasi tumpeng murah meriah ekonomis berharga murah terjangkau dengan nasi tumpeng mini sampai nasi tumpeng mewah dengan nasi tumpeng komplit dan lengkap yang berharga mahal.





RESEP TUMPENG 17 AGUSTUSAN

Sumber : CNN Indonesia

BAHAN :
  • 800 gram beras putih
  • 200 gram beras ketan
  • 1200 liter santan
  • 2 batang serai
  • 1 sdm kunyit halus
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • 2 sdm garam
  • 4 lembar daun salam
  • 1 lembar daun pandan
BAHAN PEWARNA HIASAN :
  • Bahan untuk pewarna merah pada tumpeng dibuat alami tanpa pewarna makanan, jadi lebih baik menggunakan paprika dan tomat yang diblender dan disaring. Paprika dan tomat yang sudah disaring kemudian dicampur pada beras yang sedang diaron.
CARA MEMBUAT TUMPENG 17 AGUSTUSAN :
  1. Cuci bersih beras ketan dan beras nasi, lalu tiriskan. Kukus di dalam panci.
  2. Sambil menunggu nasi yang sedang dikukus, Anda dapat campurkan santan dan kunyit. Kemudian saring dan buang ampas kunyitnya.
  3. Masak santan dan tambahkan daun salam, pandan, serai, dan juga garam. Masak hingga santannya mendidih. Kemudian matikan kompor.
  4. Masukkan beras yang masih panas ke dalam santan, aduk hingga rata dan biarkan santan terserap sampai habis. Beras akan menjadi aron atau setengah matang, lalu masukan air jeruk nipis. Aduk hingga rata.
  5. Terakhir kukus beras aron kurang lebih selama 20 menit.
  6. Angkat nasi lalu tuangkan ke dalam cetakan tumpeng yang ujungnya lancip yang sudah diberi alas daun pisang di olesi sedikit minyak sayur.
  7. Tambahkan aneka lauk, potongan timun, tomat, selada, serta irisan cabai untuk menambah komplit rasa dan tampilan hiasan nasi tumpeng ‘kemerdekaan’.

RESEP TUMPENG PUTIH

Sumber : Femina

BAHAN :
  • 100 gram beras ketan, rendam 1 jam, tiriskan
  • 750 gram beras pulen, cuci bersih, tiriskan
  • 750 ml santan, dari 1 butir kelapa
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun pandan, sobek-sobek
  • 1/2 sdt garam
  • Air Jeruk nipis

CARA MEMBUAT TUMPENG PUTIH :
  1. Campur beras ketan dan beras, kukus sampai setengah matang (15 menit),masukkan ke dalam panci, sisihkan.
  2. Masak santan bersama daun salam, serai, daun pandan, dan garam hingga mendidih, saring, sisihkan.
  3. Jerang panci beras di atas api, tuang santan sambil diaduk-aduk agar santan terserap oleh beras (menjadi aron), angkat.
  4. Pindahkan nasi aron ke dalam dandang yang sudah dipanaskan, kukus sampai matang (30 menit), angkat.
  5. Lapisi cetakan tumpeng dengan daun pisang atau plastik. Masukkan nasi ke dalam cetakan tumpeng selagi panas.Tekan tekan sampai padat, Balikkan segera dan lepaskan dari cetakannya. Hias tumpeng sesuai selera.

TIPS & TRICKS :

TIP NASI (TUMPENG) :
  • Agar tumpeng padat, jangan masukkan nasi sekaligus ke dalam cetakan.
  • Setiap kali masukkan sebagian dan tekan-tekan sampai padat.
  • Bila belum hendak disajikan, tutup tumpeng dengan daun pisang atau plastik lengket agar permukaannya tidak kering.
TIP MEMBUAT TUMPENG :
  • Campurkan air jeruk nipis ke dalam nasi aron, baru dikukus.
  • Agar rasa nasi lebih gurih, baunya wangi, dan tidak cepat basi, didihkan dahulu santan yang digunakan untuk mengaron beras bersama daun pandan, serai, daun jeruk, dan daun salam.
  • Agar tumpeng tidak mudah pecah dan berantakan, campurkan sedikit beras ketan ke dalam nasi aron.
  • Cetak nasi selagi panas, tekan-tekan sambil dipadatkan.
  • Tutup dengan daun pisang atau plastik lengket sampai saat diartikan agar tumpeng tidak kering.
  • Agar penampilan tumpeng cantik dan proporsional, perhatikan perbandingan ukuran tinggi tumpeng dengan wadahnya. Sebaiknya tinggi tumpeng tidak melebihi 2/3 ukuran diameter alas/wadahnya.

TIP CARA MENGHIAS TUMPENG & NASI :

  • Ada beberapa tips praktis agar hidangan nasi Anda bisa tampil lebih semarak dan memikat.
  • Beri hiasan: Gunakan wadah yang besar untuk nasi, alasi dengan daun agar terlihat impresif.
  • Beri hiasan/garnis dari buah dan sayuran yang tidak cepat layu seperti mentimun, cabai, tomat, wortel,
  • Daun selada, peterseli, daun bawang, dll. Bentuk hiasan/ukiran buah dan sayur tidak perlu terlalu rumit. Sehingga lebih menonjol dari penampilan nasi itu sendiri.Sedangkan nasinya, hiasi dengan taburan bawang goreng, cabai, atau peterseli agar tidak terlihat polos.
  • Gunakan benda-benda khas : Benda-benda atau perabot yang khas sesuai dengan tema acara bisa menggugah suasana. Misalnya hiasan dari telur untuk acara Paskah, pita dan lilin untuk acara ulang tahun, kain songket/tenun untuk acara yang berbau tradisi Melayu, piring dan peralatan makan khas dari daerah tertentu, dsb.
  • Manfaatkan warna warni : Warna khas juga bisa menyemarakkan pesta. Pilih warna hijau dan merah untuk Natal, kuning dan warna cerah untuk Paskah, hijau atau putih untuk Maulud, dsb.

RESEP TUMPENG KUNING


BAHAN :
  • 2 liter beras
  • 200 gram beras ketan
  • 1500 ml santan
  • 5 cm kunyit, kupas parut
  • 4 lembar daun salam
  • 4 batang serai, memarkan
  • 1 sdm garam
  • 2 sdt air jeruk nipis
CARA MEMBUAT TUMPENG KUNING :
  1. Cuci bersih beras dan ketan, rendam dengan perasan air kunyit yang sudah ditambah air. Air rendaman sebaiknya 1 ruas jari di atas permukaan beras. Rendam selama 30 menit kemudian tiriskan.
  2. Didihkan air dalam dandang atau tempat menanak nasi, kukus beras dan ketan kuning sampai setengah matang.
  3. Rebus santan bersama daun salam, serai, dan garam, matikan api. Beri perasan air jeruk nipis, aduk rata, masukkan beras dan ketan kukus. Aduk rata sampai santan habis.
  4. Kemudian Kukus beras ke dalam dandang, masak sampai matang selama 45 menit. Angkat, cetak dengan cetakan tumpeng.
Tips Membuat dan Mempercantik Tumpeng

Di Indonesia, sebuah perayaan identik dengan nasi tumpeng. Di tanah Jawa, sejak dulu nasi tumpeng menjadi simbol perayaan tertentu seperti ulang tahun, khitanan, pernikahan, kelulusan bahkan memperingati kematian seseorang pun ditandai dengan tumpeng duka cita. Meski yang disebut belakangan sudah mulai jarang ditemui.

Tumpeng
Memiliki makna filosofi yang dalam, selain bentuk nasinya yang mengerucut menandai puncak kehidupan, lauk pauknya juga harus komplit terdiri dari daging hewan darat dan air. Sayurnya pun mesti komplit, seperti sayuran yang tumbuh di daratan dan juga di air.

Lalu, bagaimana caranya membuat nasi tumpeng dengan mudah dan praktis serta cara menghias nasi tumpeng agar menarik dan unik serta keren?

1. BAHAN UTAMA : beras
  • Sebaiknya pilih beras yang pulen dan sebaiknya dicampur dengan beras ketan dengan perbandingan 10 : 1. Mengolahnya sama saja seperti menanak nasi pada umumnya.
  • Untuk membuat tumpeng nasi kuning, bahannya sama, hanya ditambah kunyit, air jeruk nipis, dan santan. Agar nasi kuning berwarna menarik, bakar dulu kunyitnya, kupas lalu parut, dan campur dengan santan.
  • Setelah nasi diaron (dimasak dengan cara diungkep) dengan santan, baru campurkan air jeruk nipis agar nasinya berkilat.
  • Langkah berikutnya setelah nasi matang dan masih panas, langsung cetak dalam cetakan tumpeng (kerucut) sambil ditekan-tekan sampai padat. Sebelum nasi dimasukkan ke dalam cetakan, alasi terlebih dahulu dengan daun pisang, agar nasi mudah dikeluarkan dari cetakan.
2. WADAH :
  • Wadah/alat saji untuk tumpeng sebaiknya dipilih yang permukaannya lebar dan datar, karena di atasnya akan diberi nasi kerucut dengan lauk pauknya. Misalnya tampah. Tapi jaman sekarang banyak orang yang menggunakan menggunakan tripleks atau setereofom. Karena selain mudah dibentuk juga mudah untuk diberi hiasan.
3. BAHAN ISI :
  • Tumpeng Putih, umumnya berisi urap sayuran, ikan asin goreng, tempe dan tahu bacem, sambal goreng, ayam bumbu rujak/opor, telur pindang, rempeyek kacang atau rempeyek teri. Tumpeng Kuning, berisi kering kentang atau tempe, abon, ayam goreng, telur dadar, perkedel, udang goreng, hati goreng berbentuk anak ayam.
4. BAHAN HIASAN :
  • Untuk dasar tampah umumnya dialasi daun pisang atau janur. Di sisi tampah bisa diberi hiasan kacang panjang atau lipatan daun pisang dengan aneka bentuk seperti segitiga. Tambahkan juga hiasan bunga atau binatang yang terbuat dari wortel, lobak, bengkuang, timun, tomat, kelapa, labu parang, atau cabai untuk mempercantik tumpeng.

RESEP TUMPENG NASI KUNING DAN NASI PUTIH


BAHAN TUMPENG NASI KUNING/PUTIH :
  • 1/2 kg beras putih
  • 1/4 kg beras ketan
  • 200 ml santan kara (bisa ditambah air, spt memasak nasi biasa)
  • 1 sdt kunyit bubuk (jika tumpeng putih tak perlu kunyit)
  • Garam secukupnya
  • 3 lembar daun salam
CARA MEMASAK NASI TUMPENG :
  1. Cuci beras putih dan beras ketan.
  2. Campur bahan-bahan diatas dan aduk-aduk bersama beras.
  3. Masak sampai matang.
  4. Lalu masukan kedalam cetakan tumpeng dan hias sesuai selera.

Anda bisa memesan di pusat catering Bandung Nasi Kotak Bandung Murah


Share
Share
Share
Masukkan Email Valid Untuk Berlangganan Resep

CARA MEMBUAT NASI TUMPENG